Tips Pendakian Gunung Prau (di Wonosobo) Bagi Para Pemula

Pernahkah kalian pergi mendaki ke gunung Prau yang ada di kabupaten Wonosobo? Jika belum mari kita simak informasi singkat tentang gunung Prau. Adalah gunung yang terletak di kawasan dataran tinggi Dieng yang dapat kita tempuh hanya dengan waktu sekitar 3 sampai 5 jam saja, jarak tempuk segitu tentu saja sangat direkomendarikan untuk para pemula.

Jika kalian ingin mencoba menaiki gunung Prau setidaknya ada delapan jalur ygn bisa dilalui hingga kita bisa sampai ke puncak tertinggi. Diantaranya adalah melalui Patak Banteng, Ding, Kalilembu, Dwarawati, Wates, Kenjuran, Pranten dan Campurejo. Dari jalur pendakian tersebut paling populer atau yang biasanya rame dilalui adalah lewat jalur Patak Banteng, karena melalui jalur ini lebih dekat.

pemandangan sunrise gunung prau

                                 Tips Pendakian Gunung Prau
1. Persiapan
Tidak hanya mendaki ke gunung prau pastinya persiapan sudah menjadi kewajiban, terlebih lagi kalian seorang pemula yang sebelumnya belum persah sama sekali melakukan perjalanan mendaki gunung. Seperti halnya menyiapkan alat-alat muncak, baik itu pakaian, bekal makanan, wadah air, peralatan masak dan lain sebagainya.

Walaupun saat kita berangkat cuaca masih terang, kadang sampai lokasi basecamp bahkan mungkin di puncak bisa saja hujan turun, oleh karena itu jangan lupa bawa mantol atau jas hujan. Perlengkapan penting lainnya seperti p3k juga persiapkan masing-masing. Kalau kalian ke gunung prau saat musim kemarau jalan menuju puncak gunung pasti akan berdebu untuk itu jangan lupa bawa masker atau sleyer.

2. Menentukan Jalur Pendakian
Berikutnya sebelum kalian berangkat pastikan sudah menentukan jalur pendakuan gunung Prau supaya tidak bingung. Apalagi baru pertama kalinya mau ke gunung prau, seperti yang telah saya sampaikan bahwa jalur pendakian gunung prau setidaknya ada delapan rute yang berbeda. Namun jalur pendakian yang ramai dilalui dan mudah dijangkau adalah via Patak Banteng. Selain itu jalur Patak Banteng terbilang berjarak lebih dekat dibandingkan dengan lainnya, sehingga cepat ditempuh untuk sampai di puncak maka tak heran banyak pendaki pemula melalui jalur tersebut.

Arah perjalanan hingga sampai ke desa Patak Banteng, jika kalian telah sampai di kota Wonosobo yakni terminal Mandolo, dengan menumpang mini bus Jurusan Wonosobo – Dieng. Setelah itu turun di Kantor Balai Desa Patak Banteng, yang letaknya berada disebelah kiri jalan. Namun jika para pendaki menggunakan angkutan pribadi, bisa melalui jalan menuju banjarnegara langsung tanpa melewati kota Wonosobo.

3. Tentukan Waktu Berangkat
Gunung Prau memiliki ketinggian 2565 meter di atas permukaan laut (mdpl), suhu udara disana kalau musim dingin bisa minus 2 derajat celcius. Oleh karena itu bagi para pemula mendingan jangan naik pada waktu malam hari, paling tidak sampai disana sore dan mulai naik sekitar pukul 4-5 sore supaya diperjalanan belum terlalu dingin.

Karena suhu udara yang begitu dingin kalau dipaksakan takutnya bisa mengakibatkan Hipotermia, dimana mekanisme suhu tubuh kesulitan untuk mengatasi tekanan suhu yang singin. Jadi kalian wajib bawa jaket gunung yang tahan air maupun hembusan angin supaya badan tetap hangat.

4. Diperjalanan Saling Membantu
Pastikan setelah mampai di basecam desa Patak Banteng salah satu dari kelompok mengisi pendaftaran guna mendata nama dan alamat kepada petugas. Ini sudah menjadi kewajiban apabila keselamatan kalian apabila terjadi sesuatu musibah selama di puncak maka petus akan bertangggung jawab dan membantu penyelamatan.

Saling membantu satu sama lain selama diperjalanan, itu sudah pasti demi kenyamanan bersama maka jangan sampai meninggalkan salah satu sari kalian. Apabila mau istirahat harus bareng-bareng, kalaupun mau ditinggal karena ada salah satu teman sudah tidak kuat manjat jangan dipaksakan, ada yang nemenian satu atau dua orang baru tidak apa-apa dilanjutkan perjalanan. Tidak hanya sesama kelompok, terhadap orang lainpun setidaknya saling membantu kalau kalian ingin disebut sebagai pendaki gunung sejati.

5. Cari Tempat Ngecamp Yang Aman
Setelah sampai dipuncak kalian harus mencari lokasi yang strategis dan aman dari genangan air maupun angin lebat. Misalkan di puncuk sudah banyak tenda, kalian cari tempat disela-sela mereka yang masih muat untuk mendirikan tenda. Akan tetapi kalau masih sepi dan letak tenda yang lainnya berjauhan, kalian bisa mencari tempat yang sampingnnya ada semak-semak guna melindungi tenda dari angin maupun badai ketika ada hujan lebat.

6. Peduli Lingkungan
Gunung Prau menjadi favorit para pendaki pemula, sehingga menjadi satu-satunya gunung di Wonosobo paling ramai dikunjungi. Tidak semua pendaki peduli terhadap lingkungan khususnya yang masih pemula banget arena ikut-ikutan temen, disana itu banyak sampah. Jadi tolong kalau kalian cinta terhadap alam, buat siapa saja jangan membuang sampah sembarangan. Kadang kita walau sudah tahu larangan membuang sampah sembarangan, namuan melihat disekitarnya banyak sampah berserakan biasanya kita mau terbawa sama lingkungan.

Untuk itu kami peringatkan sekecil apapun sampah yang kalian miliki tetep disimpan dan bawa turun dari gunung karena telah disediakan tempatnya. Kalaupun mau dibakar di atas, pastikan sampah sudah benar-benar habis dan apinya telah padam.

Itulah beberapa tips dari kami buat kalian para pemula yang mau berkunjung ke gunung Prau. Terus bagaimana dengan keindahan pemandangan disana? Mungkin kan kalian telah melihat foto orang-orang di gunung Prau melalui media sosial ya gambarannya seperti itu. Supaya tidak penasaran, langsung saja buktikan ke sana, kalian tidak bakal kecewa dengan indahnya pemandangan golden sunrise yang siap menenti kalian semua di gunung Prau.

0 Response to "Tips Pendakian Gunung Prau (di Wonosobo) Bagi Para Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel